LINKBERITANEWS.COM.KOTA TANGERANG – Warga di kawasan Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, setalah 2 tahun menghadapi pengembang nakal penutup saluran drainase umum,akhir merasa senang ,karena permohonan para warga di kabulkan oleh pemerintah ,dimana sebelumnya persoalan yang memicu banjir dan kemacetan parah ini sudah berlarut-larut sejak tahun 2022.
Kekesalan warga Sangiang Jaya dapat terobati setelah melihat alat berat dari Dinas PURP dan anggota Satpol PP turun kelokasi sekaligus membongkar pagar bangunan yang mempersemput saluran air
Syaiful Milah Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Golkar,mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah kota Tangerang yaitu Dinas Perkim,Dinas PUPR dan Satpol PP yang mana permohonan warga tentang tersumbatnya saluran Air di wilayah Rt.02/01 Kelurahan Sangiang Jaya telah dilakukan pembongkaran dan pelebaran Saluran Air tersebut.
“Alhamdulillah proses penyelesaian soal bangunan ruko yang halamannya menutup saluran air. Ini sudah sejak lama dari tahun 2022,kini telah dilakukan pembongkaran dan perapihan saluran air tersebut,” ujar Milah,Kamis (9/10/25).
Syaiful Milah menjelaskan, masalah penyerobotan drainase sebelumnya sempat dibahas dalam rapat yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Tangerang dan para kepala dinas,sedangkan belum lama ketua Rt.02/01 kelurahan Sangiang Jaya pun telah melaporan masalah tersebut begitu juga sampai BPN mengeluarkan hasil pengukuran BPN dengan nomor HP.O3.O2I 4541-36.71llx/2C25 tertanggal 25 September 2025 lalu.
“Saya atas nama Pribadi dan anggota DPRD mewakili warga Sangiang Jaya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah kota Tangerang yaitu Dinas Perkim,Dinas PUPR, Satpol PP, atas dibongkarnya bangunan yang menyumbat saluran air dan mengembalikan drainase seperti semula,semoga dengan berfungsi nya saluran air tersebut,dapat mengurangi kemacetan bilamana musin hujan serta mengurangi banjir diwilayah “,jelas Anggota Komisi IV.
Syaiful Milah menghimbau kepada warga ,setelah saluran air tersebut sudah dirapihkan,agar para warga dapat menjaganya dengan baik, terutama jangan membuang sampah di saluran air tersebut.
“Mari kita jangan kebersihan, ke indah dan kenyamanan wilayah kita ,Kota Tangerang yang kita cintai ini,Siapa lagi yang menjaga Kota Tangerang ini kalau bukan kita sebagai warga”,jelasnya.(Red)







