Mahasiswa UNIS Tangerang Kunjungi PKBM Bakti Pertiwi: Kupas Tuntas Peran Humas di Dunia Nonprofit

Jumat, 17 Oktober 2025 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINKBERITANEWS.COM | Tangerang – Sejumlah mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang melaksanakan kunjungan akademik ke PKBM Bakti Pertiwi, Jumat (17/10/2025), dalam rangka menuntaskan tugas mata kuliah Manajemen Humas.

Kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami secara mendalam bagaimana peran dan strategi Hubungan Masyarakat (Humas) dijalankan di lembaga pendidikan berbasis sosial atau non-profit.

Kedatangan rombongan mahasiswa disambut hangat oleh Marinan, M.Pd, selaku Pimpinan PKBM Bakti Pertiwi, yang sekaligus menjadi narasumber utama dalam sesi diskusi. Suasana pertemuan berlangsung akrab dan interaktif penuh semangat dan rasa ingin tahu. Para mahasiswa tampak antusias menggali berbagai aspek komunikasi strategis serta praktik manajemen humas di lingkungan pusat kegiatan belajar masyarakat( PKBM) Bakti Pertiwi.

Dalam sesi diskusi, mahasiswa UNIS seperti Dian Syifa, Febi Ayu, Lutfi Aulia, Velina Witria dan Andini, mengajukan beragam pertanyaan kritis seputar praktik kehumasan. Mereka menyoroti perbedaan pendekatan antara PR agency dan in-house PR, strategi komunikasi publik yang efektif, hingga tantangan menjaga reputasi lembaga di era digital yang serba cepat dan transparan.

Baca Juga :  Pembukaan HUT PGRI ke-80 Kecamatan Sindang Jaya Berlangsung Meriah, Dewan Pendidikan Hadir Beri Apresiasi

Tak hanya membahas teori, para mahasiswa juga menyinggung isu aktual seperti peran Humas dalam meningkatkan literasi publik, pencegahan penipuan investasi, serta upaya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Mereka bahkan menelusuri bagaimana kolaborasi antara divisi Humas dan corporate communication berperan penting dalam menjaga transparansi dan kredibilitas lembaga.

Salah satu mahasiswa, Dian Syifa,menyoroti pentingnya storytelling dalam strategi komunikasi lembaga non-profit. Menurutnya, “Cerita yang menyentuh hati sering kali humas perlu membangun empati dan kedekatan emosional agar pesan sosial lebih mudah diterima masyarakat.

Ia juga mendalami aspek riset, perencanaan program kerja, pengelolaan anggaran komunikasi, hingga strategi menghadapi krisis tanpa kehilangan kepercayaan publik.

Menanggapi hal itu, Marinan, M.Pd, menjelaskan bahwa peran Humas di lembaga non-profit memiliki dinamika dan tantangan yang unik.

Humas bukan hanya menyampaikan informasi, tapi juga menjadi jembatan komunikasi yang membangun kepercayaan publik. Ia harus mampu menjaga netralitas, menyampaikan pesan yang edukatif, dan menginspirasi masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Marinan menegaskan bahwa integritas dan konsistensi komunikasi menjadi fondasi utama dalam menjaga citra lembaga pendidikan masyarakat.

Baca Juga :  JTR Dorong Keterbukaan Informasi Ketenagakerjaan Lewat Audiensi dengan Disnaker

Menurutnya, kredibilitas PKBM Bakti Pertiwi terbentuk dari keterbukaan, pelayanan yang berorientasi pada pemberdayaan warga belajar, serta komitmen kuat terhadap nilai-nilai sosial dan pendidikan sepanjang hayat.

Kunjungan akademik yang berlangsung lebih dari satu jam itu diakhiri dengan sesi refleksi dan foto bersama. Para mahasiswa mengaku mendapatkan banyak wawasan praktis yang memperkaya pengetahuan akademik mereka sekaligus membuka perspektif baru tentang pentingnya peran Humas dalam menggerakkan perubahan positif di pusat kegiatan belajar masyarakat ( PKBM)

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UNIS Tangerang diharapkan semakin memahami bahwa dunia kehumasan bukan sekadar membangun citra atau mengejar keuntungan, melainkan memiliki misi sosial yang kuat: membangun komunikasi yang mendidik, memberdayakan, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan insan pendidikan nonformal

Di akhir pertemuan, Marinan menutup dengan pesan. Humas yang baik bukan hanya mampu berbicara, tapi juga mampu mendengarkan dan memahami kebutuhan masyarakat. Itulah kunci agar komunikasi membawa perubahan yang bermakna.(Ria)

Berita Terkait

Audiensi JTR ke DPRD Tangsel, Ini Kata Sekwan
DPMPD Kabupaten Tangerang Fasilitasi Penanggulangan Kebersihan Lingkungan di Tiga Kecamatan
Wakil Bupati Tangerang Lakukan Monitoring Gebrak Posyandu di Desa Daon Kecamatan Rajeg
BIC Group Siapkan ASEAN Trip 2026 dan Malam Apresiasi Karyawan
Banjir Rendam Perumahan Duta Bandara Permai, Polres Metro Tangerang Kota Dirikan Posko Pengungsian
PKBM Bukan Lagi Pilihan Kedua, Marinan: Pendidikan Nonformal adalah Pilihan Sadar Menuju Masa Depan
Gelorakan Cinta Al-Qur’an, Kecamatan Rajeg Kirim 43 Kafilah di MTQ ke 56
Jembatan Kp.Ilat Kec.Pasar Kemis Roboh Dua Tahun, Masyarakat Desak PemKab Segera Bangun Kembali
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:47 WIB

Audiensi JTR ke DPRD Tangsel, Ini Kata Sekwan

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:32 WIB

DPMPD Kabupaten Tangerang Fasilitasi Penanggulangan Kebersihan Lingkungan di Tiga Kecamatan

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:04 WIB

Wakil Bupati Tangerang Lakukan Monitoring Gebrak Posyandu di Desa Daon Kecamatan Rajeg

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:19 WIB

BIC Group Siapkan ASEAN Trip 2026 dan Malam Apresiasi Karyawan

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:02 WIB

PKBM Bukan Lagi Pilihan Kedua, Marinan: Pendidikan Nonformal adalah Pilihan Sadar Menuju Masa Depan

Berita Terbaru

Daerah

Audiensi JTR ke DPRD Tangsel, Ini Kata Sekwan

Rabu, 14 Jan 2026 - 21:47 WIB