LINK BERITANEWS.COM.Bogor -Pemerintah Desa Pasar Kemis menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Lembaga Desa sebagai upaya memperkuat sinergi dan kompetensi aparatur serta lembaga kemasyarakatan desa. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Minggu -Senin (25–26 Oktober 2025) di Vila Delima, Cisarua, Bogor.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Pasar Kemis, Al Haetomi, SE, bersama jajaran perangkat desa dan berbagai unsur lembaga masyarakat, seperti Babinasa Sertu Serima Sabar dan Sertu Wijayanto, Binamawas Brifka Landung Setiawan, Ketua LPM Sugeng, Ketua Karang Taruna, serta Direktur BUMDes Pasar Kemis.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga diikuti oleh sekitar 70 Ketua RW dan RT yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Sebagai narasumber utama, Madsoni, M.Pd, selaku Pendamping Desa, memberikan materi tentang pentingnya peningkatan kapasitas dalam mendukung pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Madsoni menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat partisipasi masyarakat, serta mendorong penyusunan dan pelaksanaan rencana pembangunan desa secara terbuka dan inklusif.
Kapasitas lembaga desa menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembangunan yang berbasis kebutuhan masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, desa akan lebih siap menghadapi tantangan dan mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki,” ungkap Madsoni.
Sementara itu, Kepala Desa Pasar Kemis, Al Haetomi, SE, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Ia berharap, hasil dari pelatihan ini dapat diterapkan langsung di lapangan untuk meningkatkan kinerja lembaga dan pelayanan kepada warga.
Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata menuju tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik, transparan, dan berorientasi pada kemajuan masyarakat,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Desa Pasar Kemis menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas aparatur dan lembaga desa, demi mewujudkan pembangunan yang partisipatif dan berkeadilan bagi seluruh warga.(msl)







