LINKBERITANEWS.COM.Tangerang – Dunia jurnalistik tidak hanya menuntut kemampuan menulis berita, tetapi juga menuntut integritas, ketajaman berpikir, serta komitmen terhadap kebenaran. Hal inilah yang dirasakan langsung oleh Bang Conil, salah satu peserta Pelatihan Karya Jurnalistik 2025 yang diselenggarakan Jumat siang di Kantor Sekber Kota Tangerang.
Menurutnya, kegiatan pelatihan yang diinisiasi oleh SMSI Kabupaten Tangerang tersebut menjadi ajang pembelajaran penting bagi calon jurnalis maupun insan pers muda untuk memperdalam wawasan dan keterampilan di bidang jurnalistik.
“Banyak sekali ilmu baru yang saya dapat, terutama soal bagaimana menjadi wartawan yang profesional, bekerja sesuai aturan, dan tidak keluar dari koridor etika pers,” ujar Bang Conil dengan penuh semangat.
Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan materi langsung dari Drs. Rustam Fachri Mandayun, Praktisi Senior Tempo sekaligus Ahli Pers dari Dewan Pers. Melalui penyampaiannya yang lugas dan berpengalaman, Rustam menekankan bahwa jurnalis masa kini harus memiliki kesadaran hukum serta pemahaman mendalam terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
“Menjadi wartawan tidak cukup hanya bisa menulis berita. Wartawan sejati adalah mereka yang menjunjung tinggi kebenaran, memiliki tanggung jawab sosial, dan selalu siap mengoreksi diri ketika salah,” pesan Rustam dalam penutup sesi sebelum foto bersama peserta.
Bang Conil pun berharap, pelatihan seperti ini dapat terus digelar secara berkelanjutan agar semakin banyak wartawan di daerah yang memiliki kompetensi dan karakter kuat dalam menjalankan tugasnya.
“Pelatihan ini sangat penting untuk melahirkan insan pers yang berkompeten, berintegritas, dan mampu menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang mencerahkan masyarakat,” pungkasnya.(Sonil)







