Diduga Kendalikan Bisnis Narkoba dari Balik Sel, Napi Lapas Kelas I Tangerang Jadi Sorotan

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Dugaan praktik peredaran narkoba dari dalam Lapas kembali mencuat. Seorang warga binaan di Lapas Kelas I Tangerang, yang berlokasi di Jalan Veteran Raya Nomor 2, Babakan, Kota Tangerang, disebut-sebut masih leluasa mengendalikan bisnis narkotika dari balik jeruji besi.

Informasi yang beredar menyebutkan narapidana berinisial “J” diduga kuat berperan sebagai pengendali jaringan peredaran narkoba yang beroperasi di luar lapas. Dugaan ini menambah panjang daftar persoalan klasik lembaga pemasyarakatan: lemahnya pengawasan internal yang membuka celah bagi praktik ilegal tetap berjalan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, awak media menghubungi Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas I Tangerang, Edy, untuk meminta klarifikasi resmi. Dalam keterangannya, Edy mengaku pihaknya belum melakukan pengecekan awal atas laporan terbaru tersebut.

“Kita belum cek. Kami terima kasih, kasih info,” ujarnya singkat.

Namun, pernyataan itu berbanding terbalik dengan penjelasan lanjutan yang disampaikan dalam kesempatan yang sama. Edy justru membeberkan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian langkah penindakan, termasuk membuka alat bukti dan menelusuri komunikasi narapidana yang bersangkutan.

Baca Juga :  Tegaskan Komitmen Keandalan Listrik, PLN Indonesia Power UBP Lontar Perkuat Siaga Kelistrikan Ramadan 1447 H

“Sudah kita tindaklanjuti. Yang kemarin juga sudah kita tindaklanjuti. Berita Acara Pemeriksaan dan HP yang bersangkutan sudah dibuka semua, komunikasi dengan siapa saja sudah dibuka, dan sudah dilaporkan ke pimpinan, termasuk seluruh riwayat transaksi transfer,” jelasnya, Minggu (5/7/2026).

Lebih jauh, Edy mengungkapkan pihaknya telah mengantongi data pihak luar yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut. Bahkan, sejumlah pihak dari luar disebut telah diamankan.

“Orang luarnya kita sudah punya datanya lengkap. Komunikasinya dengan siapa saja yang di luar juga sudah kita catat semuanya. Kita juga sudah siapkan Laporan Polisi untuk diserahkan ke kepolisian,” tambahnya.

Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi tertulis dari pihak Lapas Kelas I Tangerang. Ketiadaan dokumen resmi ini memunculkan pertanyaan publik terkait transparansi penanganan kasus serta konsistensi pernyataan yang disampaikan.

Baca Juga :  Mengenang Setahun Kepergian Ayu Kartini, Sosok Inspiratif Jurnalis Tangerang Raya

Pengakuan adanya pemeriksaan menyeluruh, pembukaan data komunikasi, hingga pelacakan transaksi keuangan justru mengindikasikan bahwa dugaan tersebut bukan sekadar informasi mentah. Hal ini sekaligus menegaskan adanya potensi kebocoran sistem pengawasan di dalam lapas.

Publik pun mempertanyakan sejauh mana pengawasan internal berjalan, mengingat narapidana diduga masih mampu mengakses alat komunikasi dan mengendalikan jaringan kejahatan dari dalam sel. Situasi ini mengarah pada dugaan adanya kelalaian, bahkan kemungkinan keterlibatan oknum di dalam sistem.

Kasus ini kembali memperlihatkan bahwa persoalan klasik lapas , over kapasitas, pengawasan lemah, dan penyalahgunaan fasilitas masih menjadi masalah serius yang belum terselesaikan.

Awak media akan terus menelusuri perkembangan kasus ini, termasuk menunggu keterangan resmi dari pihak Lapas Kelas I Tangerang serta langkah lanjutan dari aparat penegak hukum.(Red)

Berita Terkait

Road Show Audiensi JTR, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Sambut Positif Peran PersPengurus JTR
Terbitkan SHGB di Lahan Sitaan BLBI, ATR/BPN dan Pemkab Bogor Dicap Khianati Undang-Undang
Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Desak Kemenag Bayar Tunjangan Sertifikasi Guru Agama
Kolaborasi PWI–Tirta Benteng Makin Solid, Media Jadi Kunci Layanan Air ke Publik
ADI: Dosen Sejahtera Jadi Fondasi SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Akses Jalan dan Jembatan Penghubung Antar Kampung Rusak, Warga Desa Daon Minta Pemerintah Prioritaskan Perbaikan
Dukung Penanganan Darurat, PERUMDAM TKR Bantu Suplai Air untuk Pemadaman TPA Jatiwaringin
Kapolda Banten Pimpin Pantukhir Daerah Akpol TA 2026, Tegaskan Rekrutmen Bersih dan Berintegritas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:16 WIB

Road Show Audiensi JTR, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Sambut Positif Peran PersPengurus JTR

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:26 WIB

Terbitkan SHGB di Lahan Sitaan BLBI, ATR/BPN dan Pemkab Bogor Dicap Khianati Undang-Undang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:12 WIB

Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Desak Kemenag Bayar Tunjangan Sertifikasi Guru Agama

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:30 WIB

Kolaborasi PWI–Tirta Benteng Makin Solid, Media Jadi Kunci Layanan Air ke Publik

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:16 WIB

ADI: Dosen Sejahtera Jadi Fondasi SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru