Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang Gelar Seminar: PKBM Jadi Ujung Tombak Atasi Anak Putus Sekolah dan Tekan Angka Kemiskinan

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang – Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang menggelar seminar pendidikan nonformal yang berlangsung di Hotel Lemo, Kecamatan Kelapa Dua, pada Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini menegaskan peran strategis PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) sebagai garda terdepan dalam melayani dan mengentaskan anak putus sekolah, sekaligus menjadi instrumen penting dalam menurunkan angka kemiskinan.

Melalui pendidikan nonformal, anak-anak yang sebelumnya terhenti pendidikannya kini memiliki kesempatan melanjutkan belajar tanpa terikat jadwal maupun kurikulum kaku seperti sekolah formal. Beragam faktor menjadi penyebab putus sekolah, mulai dari keterbatasan ekonomi, pernikahan dini, rendahnya motivasi belajar, hingga kondisi keluarga yang ditinggal orang tua bekerja di luar negeri.

Hadir sebagai narasumber dalam seminar ini antara lain:

1. Dr. H. Maesyal Rasyid, Bupati Tangerang

2. Dr. H. Mas Imam Kusnandar, Ketua Dewan Pendidikan

3. Madsoni, M.Pd, Dewan Pendidikan

4. Sopyan, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang

Baca Juga :  Dinsos Tangsel Siap Kolaborasi Dengan Himpunan Jurnalis Tangerang Raya

5. Busron, BAN PDM Provinsi Banten

6. Eko Yudiawan Hermanto, BPMP Banten

Dalam paparannya, Madsoni, M.Pd menegaskan bahwa terdapat lima poin kebijakan yang menjadi amanah Bupati Tangerang dalam menyukseskan Asta Cita 12 Tahun melalui gerakan GELAS (Gerakan Lanjut Sekolah), yaitu:

1. Urusan pemerintahan bidang pendidikan yang menjadi kewenangan Kabupaten Tangerang mencakup pendidikan pra-sekolah, pendidikan dasar, serta pendidikan nonformal seperti Paket A, B, dan C.

2. Rata-rata lama sekolah masyarakat berdasarkan data BPS masih berada di angka 9,06 tahun.

3. Ketidakseimbangan jumlah satuan pendidikan pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MAN/MAK yang menyebabkan keterbatasan daya tampung dan berpotensi menambah angka anak tidak sekolah (ATS).

4. Keterbatasan sumber daya Dinas Pendidikan untuk menjangkau seluruh peserta didik usia sekolah maupun usia di atas 25 tahun.

5. Diperlukan kolaborasi dan sinkronisasi antara Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, serta masyarakat melalui PKBM sebagai mitra strategis.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kota Tangerang, Ingatkan Pemkot Untuk Peningkatan PAD

Sementara itu, Dr. H. Mas Imam Kusnandar, Ketua Dewan Pendidikan Tangerang, menekankan pentingnya peran lembaga, pemerintah Desa dalam mendorong, sosialisasi kepada masyarakat yang masih tertinggal.

“Dewan Pendidikan harus turun langsung mensosialisasikan program ini agar pelaksanaannya berjalan sesuai rencana ke depan,” ujarnya.

Bupati Tangerang Dr. H. Maesyal Rasyid dalam arahannya menegaskan pentingnya Desa untuk lebih optimal dalam menyusun dan menjalankan program Pendidikan, terutama bagi masyarakat yang putus sekolah.

“Program yang penting dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat harus dijalankan pada tahun 2026. Desa harus lebih peduli dan mengalokasikan anggaran pendidikan bagi warga yang putus Sekolah,” tegas Bupati.

Seminar ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran PKBM serta memperluas akses Pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Tangerang. (Red)

Berita Terkait

Tambal Sulam Jalan Otonom Pasar Kemis–Cikupa Dikritik, DPW LSM TAMPERAK: Keselamatan Warga Harus Jadi Prioritas
Prajurit Makorem 052/Wkr Asah Kemampuan Dasar Melalui Latorsar Umum TA 2026
Meski Cisadane Tercemar, PERUMDAM TKR Jamin Air Distribusi Tetap Layak dan Sehat
Perangi Narkoba dan Kenakalan Remaja, Polda Banten Gelar Upacara Serentak di Cadasari
Potong Tumpeng HPN, PWI dan PDAM Tirta Benteng Kompak Perkuat Sinergi
HPN 2026, Pemprov Banten Dorong Pers Jadi Penjaga Kepentingan Publik di Era AI
Ketua DPW LSM TAMPERAK Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Ketua FRIC DPW Banten
Fraksi PDIP Desak Pemkot Tangerang Alihkan 72.893 Peserta PBI Nonaktif ke BPJS APBD Kota
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:19 WIB

Tambal Sulam Jalan Otonom Pasar Kemis–Cikupa Dikritik, DPW LSM TAMPERAK: Keselamatan Warga Harus Jadi Prioritas

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:49 WIB

Prajurit Makorem 052/Wkr Asah Kemampuan Dasar Melalui Latorsar Umum TA 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:17 WIB

Meski Cisadane Tercemar, PERUMDAM TKR Jamin Air Distribusi Tetap Layak dan Sehat

Senin, 9 Februari 2026 - 12:09 WIB

Potong Tumpeng HPN, PWI dan PDAM Tirta Benteng Kompak Perkuat Sinergi

Minggu, 8 Februari 2026 - 23:10 WIB

HPN 2026, Pemprov Banten Dorong Pers Jadi Penjaga Kepentingan Publik di Era AI

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Wali Kota Tangerang: Pers Garda Depan Kawal Pembangunan

Rabu, 11 Feb 2026 - 15:45 WIB