LINKBERITANEWS.COM | Tangerang – Sejumlah mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang melaksanakan kunjungan akademik ke PKBM Bakti Pertiwi, Jumat (17/10/2025), dalam rangka menuntaskan tugas mata kuliah Manajemen Humas.
Kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami secara mendalam bagaimana peran dan strategi Hubungan Masyarakat (Humas) dijalankan di lembaga pendidikan berbasis sosial atau non-profit.
Kedatangan rombongan mahasiswa disambut hangat oleh Marinan, M.Pd, selaku Pimpinan PKBM Bakti Pertiwi, yang sekaligus menjadi narasumber utama dalam sesi diskusi. Suasana pertemuan berlangsung akrab dan interaktif penuh semangat dan rasa ingin tahu. Para mahasiswa tampak antusias menggali berbagai aspek komunikasi strategis serta praktik manajemen humas di lingkungan pusat kegiatan belajar masyarakat( PKBM) Bakti Pertiwi.
Dalam sesi diskusi, mahasiswa UNIS seperti Dian Syifa, Febi Ayu, Lutfi Aulia, Velina Witria dan Andini, mengajukan beragam pertanyaan kritis seputar praktik kehumasan. Mereka menyoroti perbedaan pendekatan antara PR agency dan in-house PR, strategi komunikasi publik yang efektif, hingga tantangan menjaga reputasi lembaga di era digital yang serba cepat dan transparan.
Tak hanya membahas teori, para mahasiswa juga menyinggung isu aktual seperti peran Humas dalam meningkatkan literasi publik, pencegahan penipuan investasi, serta upaya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Mereka bahkan menelusuri bagaimana kolaborasi antara divisi Humas dan corporate communication berperan penting dalam menjaga transparansi dan kredibilitas lembaga.
Salah satu mahasiswa, Dian Syifa,menyoroti pentingnya storytelling dalam strategi komunikasi lembaga non-profit. Menurutnya, “Cerita yang menyentuh hati sering kali humas perlu membangun empati dan kedekatan emosional agar pesan sosial lebih mudah diterima masyarakat.
Ia juga mendalami aspek riset, perencanaan program kerja, pengelolaan anggaran komunikasi, hingga strategi menghadapi krisis tanpa kehilangan kepercayaan publik.
Menanggapi hal itu, Marinan, M.Pd, menjelaskan bahwa peran Humas di lembaga non-profit memiliki dinamika dan tantangan yang unik.
Humas bukan hanya menyampaikan informasi, tapi juga menjadi jembatan komunikasi yang membangun kepercayaan publik. Ia harus mampu menjaga netralitas, menyampaikan pesan yang edukatif, dan menginspirasi masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Marinan menegaskan bahwa integritas dan konsistensi komunikasi menjadi fondasi utama dalam menjaga citra lembaga pendidikan masyarakat.
Menurutnya, kredibilitas PKBM Bakti Pertiwi terbentuk dari keterbukaan, pelayanan yang berorientasi pada pemberdayaan warga belajar, serta komitmen kuat terhadap nilai-nilai sosial dan pendidikan sepanjang hayat.

Kunjungan akademik yang berlangsung lebih dari satu jam itu diakhiri dengan sesi refleksi dan foto bersama. Para mahasiswa mengaku mendapatkan banyak wawasan praktis yang memperkaya pengetahuan akademik mereka sekaligus membuka perspektif baru tentang pentingnya peran Humas dalam menggerakkan perubahan positif di pusat kegiatan belajar masyarakat ( PKBM)
Melalui kegiatan ini, mahasiswa UNIS Tangerang diharapkan semakin memahami bahwa dunia kehumasan bukan sekadar membangun citra atau mengejar keuntungan, melainkan memiliki misi sosial yang kuat: membangun komunikasi yang mendidik, memberdayakan, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan insan pendidikan nonformal
Di akhir pertemuan, Marinan menutup dengan pesan. Humas yang baik bukan hanya mampu berbicara, tapi juga mampu mendengarkan dan memahami kebutuhan masyarakat. Itulah kunci agar komunikasi membawa perubahan yang bermakna.(Ria)







