PKBM Bukan Lagi Pilihan Kedua, Marinan: Pendidikan Nonformal adalah Pilihan Sadar Menuju Masa Depan

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) kini tak lagi layak dipandang sebagai pilihan kedua setelah pendidikan formal. PKBM justru hadir sebagai pilihan sadar dan bermartabat bagi masyarakat yang ingin bangkit dan menata masa depan melalui jalur pendidikan nonformal.”Minggu(11/1/26)

Hal tersebut ditegaskan Marinan, Ketua Yayasan sekaligus Pengelola PKBM Bakti Pertiwi, dalam momentum penguatan peran pendidikan nonformal di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang, baru-baru ini.

Menurut Marinan, stigma yang selama ini melekat pada PKBM sebagai tempat sekadar “mengejar ijazah” atau jalur pelarian masih cukup kuat di masyarakat. Padahal, PKBM hadir dengan semangat pendidikan yang inklusif, manusiawi, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Baca Juga :  Wakasad Tinjau Pembangunan Yon TP 942/Arya Wangsakara di Tangerang

“PKBM bukan jalan pintas, melainkan jalan alternatif yang bermartabat. Di sinilah semangat belajar sepanjang hayat tumbuh, karakter mandiri dibentuk, keterampilan hidup diasah, dan harapan baru dilahirkan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa PKBM, khususnya PKBM Bakti Pertiwi, telah menjadi ruang pembuka kesempatan bagi mereka yang sempat terhenti pendidikannya. PKBM bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan wadah pemulihan mimpi dan penguatan jati diri.

“PKBM adalah ruang kedua bagi mimpi yang sempat tertunda. Di sinilah harapan yang hampir padam kembali menyala. Pendidikan hadir dengan wajah yang lebih manusiawi, inklusif, dan dekat dengan realitas kehidupan masyarakat,” kata Marinan.

Baca Juga :  Peduli Lingkungan, Pendekar Bar Tebar Manfaat Lewat Santunan Anak Yatim dan Janda

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat pemerintah, tokoh pendidikan, hingga orang tua untuk bersama-sama mengubah stigma menjadi kebanggaan. Menurutnya, PKBM bukan pendidikan cadangan, melainkan solusi nyata dalam menjawab tantangan akses dan pemerataan pendidikan.

“PKBM bukan pelarian, tetapi pijakan menuju masa depan yang lebih baik. Mari terus kita gaungkan bersama bahwa PKBM adalah pendidikan yang setara, berdaya, dan bermakna,” pungkasnya.(Mrn)

Berita Terkait

Forum Pimred Multimedia Gelar Open Golf Tournament 2026, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan di Momentum HPN
Danrem 052/Wkr Pimpin Sertijab Dandim 0502/JU, Dandim 0503/JB dan Penyerahan Jabatan Kasipers Kasrem 052/Wkr
Wakasad Tinjau Pembangunan Yon TP 942/Arya Wangsakara di Tangerang
Diduga Palsukan Tanda Tangan, Dua Oknum Guru Dilaporkan ke Polres Serang
Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang
Kabar Duka Menyelimuti PWI, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
Halal Bi Halal Himpunan Alumni KNPI Banten, Momentum Perguliran Kepemimpinan Presidium
Berkas Kasus Pencurian Sepatu PT Nikomas Lengkap (P21), Polsek Cikande Tegaskan Satu Tersangka (DPO) Masih Terus Diburu
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 09:20 WIB

Forum Pimred Multimedia Gelar Open Golf Tournament 2026, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan di Momentum HPN

Sabtu, 18 April 2026 - 21:53 WIB

Danrem 052/Wkr Pimpin Sertijab Dandim 0502/JU, Dandim 0503/JB dan Penyerahan Jabatan Kasipers Kasrem 052/Wkr

Sabtu, 18 April 2026 - 17:07 WIB

Wakasad Tinjau Pembangunan Yon TP 942/Arya Wangsakara di Tangerang

Sabtu, 18 April 2026 - 12:00 WIB

Diduga Palsukan Tanda Tangan, Dua Oknum Guru Dilaporkan ke Polres Serang

Sabtu, 18 April 2026 - 11:20 WIB

Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

Berita Terbaru