Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang Gelar FGD Tingkatkan SDM, Bahas Parenting hingga Pendidikan Nonformal

Kamis, 25 September 2025 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINK BERITANEWS.COM. Tangerang – Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem Pendidikan yang merata dan berkeadilan. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan forum group discussion (FGD) pendidikan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 September 2025, di Hotel Lemo, Serpong. Forum group discussion yang resmi ditutup pada Kamis (25/09/2025) ini menghadirkan berbagai tokoh pendidikan, Akademisi, Praktisi, Pemerintah Desa, Forum PKBM, hingga sampai Tokoh agama dan Organisasi semua elemen masyarakat.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang Mas Iman Kusnanda, dalam sambutannya menegaskan bahwa keterbatasan daya tampung sekolah formal masih menjadi tantangan serius. Oleh karena itu, dibutuhkan solusi kolaboratif yang melibatkan semua pihak. “FGD ini bukan hanya sekadar forum diskusi, tetapi juga wadah sinergi untuk menyatukan visi dan langkah dalam meningkatkan kualitas Pendidikan di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Bahas Parenting hingga Sekolah Unggul serta Penerapan Jam Belajar Masyarakat (JBM) “Pada hari pertama, seminar mengangkat topik Model Parenting dan konsep Sekolah Unggul. Parenting menjadi sorotan utama karena peran orang tua dalam mendampingi anak terbukti sangat krusial dalam membentuk karakter dan prestasi belajar. Sementara itu, konsep Sekolah Unggul dipaparkan sebagai strategi menghadirkan lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter, keterampilan, serta kepekaan sosial.

Baca Juga :  Gubernur Banten Resmi Teken Surat Kesediaan Jadi Tuan Rumah HPN 2026: Momen Bersejarah bagi Tanah Jawara

Hari Kedua: Memasuki hari kedua, diskusi mengerucut pada penerapan Jam Belajar Masyarakat (JBM). Program ini diharapkan menjadi gerakan bersama untuk menumbuhkan budaya belajar, baik di rumah maupun lingkungan sekitar. JBM dinilai mampu menjadi benteng dari pengaruh negatif perkembangan zaman sekaligus ruang alternatif untuk memperkuat kebersamaan antar warga.

Hari Ketiga: FGD Pendidikan Nonformal sebagai Solusi, Puncak seminar pada hari ketiga membahas urgensi pendidikan nonformal sebagai solusi pemerataan pendidikan. Keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), disorot sebagai garda terdepan dalam memberi kesempatan belajar bagi mereka yang terpinggirkan dari jalur formal. Pendidikan nonformal dipandang strategis untuk menjawab keterbatasan daya tampung sekolah, sekaligus menyiapkan generasi yang adaptif terhadap tantangan zaman.

Hadirkan Berbagai Tokoh dan Forum Masyarakat, Kegiatan ini semakin berwarna dengan hadirnya para Kepala Desa dari wilayah Jambe, Buniayu, cijeruk, pagedangan Ilir, sindang Sono, sindang panon, hingga cisoka. Selain itu, turut hadir Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), Ketua GPIB Kabupaten Tangerang, Ketua Forum PKBM, Ketua Forum Tutor, Ketua LKP, Ketua TBM, Karang Taruna, Ketua Forum Komite Sekolah, Direktur Baletanda, LP Ma’arif NU, Majelis Dikdasmen PDM, Ikatan Penilik Indonesia (IPI), serta perwakilan PKBM Bina Putra Indonesia.

Baca Juga :  Jurnalis Tangerang Raya (JTR) Apresiasi Media Gathering DPRD Kota Tangerang di Bandung

Hadirnya berbagai elemen tersebut mencerminkan bahwa peningkatan mutu pendidikan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat.

Wadah Sinergi Bersama. “FGD Pendidikan tiga hari ini akhirnya melahirkan semangat kolaboratif antar-lembaga, baik formal maupun nonformal. Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang menegaskan, kolaborasi multipihak adalah kunci untuk mewujudkan pendidikan inklusif, merata, dan berkeadilan.

“Semua elemen yang hadir di sini telah menunjukkan komitmen nyata. Kita ingin Kabupaten Tangerang menjadi contoh bagaimana pendidikan bisa dibangun melalui kerja sama, bukan hanya sekadar kebijakan di atas kertas,” tutur Ketua Dewan Pendidikan menutup acara.

Dengan semangat kebersamaan, Forum gruop Discussion ini menjadi tonggak penting bagi Kabupaten Tangerang dalam melahirkan ekosistem pendidikan yang lebih kuat, adaptif, dan berpihak pada semua kalangan masyarakat Kabupaten tangerang.(Mrn)

Berita Terkait

Tim Kecamatan Benda Merasa Kecewa Dengan Panitia Tangerang Great Sale 2025
Diduga Sudah Ratusan Kali Mencuri Motor, Dua Pelaku Tak Berkutik Disergap Polisi
Ungkap Peredaran Obat Ilegal, Polisi Tangkap Dua Pelaku di Jatiuwung
Ahmad Sudita Ucapkan Selamat Hari Guru Nasional, Tegaskan Peran Guru Sebagai Penjaga Masa Depan Bangsa
Polisi Sahabat Warga berikan stiker Call Center 110
JTR Gelar Rapat Kerja dan Reshuffle: Kebangkitan Organisasi Pasca Kepergian Ayu Kartini
Duet Legendaris Suratın Persita 88 Kawal Tim Solid POPNAS Banten Menuju Prestasi Nasional
Pembukaan HUT PGRI ke-80 Kecamatan Sindang Jaya Berlangsung Meriah, Dewan Pendidikan Hadir Beri Apresiasi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 17:39 WIB

Tim Kecamatan Benda Merasa Kecewa Dengan Panitia Tangerang Great Sale 2025

Sabtu, 29 November 2025 - 12:53 WIB

Diduga Sudah Ratusan Kali Mencuri Motor, Dua Pelaku Tak Berkutik Disergap Polisi

Jumat, 28 November 2025 - 11:17 WIB

Ungkap Peredaran Obat Ilegal, Polisi Tangkap Dua Pelaku di Jatiuwung

Selasa, 25 November 2025 - 11:14 WIB

Ahmad Sudita Ucapkan Selamat Hari Guru Nasional, Tegaskan Peran Guru Sebagai Penjaga Masa Depan Bangsa

Minggu, 23 November 2025 - 15:15 WIB

JTR Gelar Rapat Kerja dan Reshuffle: Kebangkitan Organisasi Pasca Kepergian Ayu Kartini

Berita Terbaru