Tangerang – Kemajuan teknologi di era digital terus membawa perubahan dalam dunia pendidikan. Menjawab tantangan tersebut, PKBM Bakti Pertiwi mulai mengembangkan sistem pembelajaran berbasis digital sebagai langkah modern untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menjangkau masyarakat yang selama ini sulit mendapatkan akses belajar.
Dengan mengusung semangat “Menjangkau yang tak terjangkau tidak perlu jauh-jauh, mulailah dari sekeliling kita,” PKBM Bakti Pertiwi berkomitmen menghadirkan sistem pendidikan yang lebih mudah, cepat, dan efisien melalui digitalisasi pembelajaran maupun pelaksanaan ujian.”Minggu(14/6/25)
Ketua Yayasan PKBM Bakti Pertiwi, Marinan menjelaskan bahwa digitalisasi dalam ujian semester genap merupakan proses perubahan metode penilaian dari sistem konvensional berbasis kertas menjadi sistem berbasis teknologi..
Pelaksanaan ujian kini memanfaatkan perangkat seperti ponsel pintar, komputer, maupun tablet yang terhubung melalui jaringan lokal ataupun internet. Warga belajar dapat mengakses soal ujian menggunakan akun atau token khusus yang telah disiapkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sistem digital tersebut mampu memberikan banyak manfaat, di antaranya mempercepat proses pengerjaan dan rekapitulasi nilai, meminimalkan kesalahan manusia, serta memungkinkan koreksi otomatis untuk soal objektif seperti pilihan ganda.
Senada dengan hal tersebut, Kepala PKBM Bakti Pertiwi, Maryati, menyampaikan bahwa penerapan ujian berbasis digital merupakan langkah nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.
Ujian berbasis digital menjadi langkah modern dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Sistem ini memudahkan warga belajar dalam mengerjakan soal dengan lebih cepat, praktis, dan efisien, sekaligus membantu mereka lebih mengenal serta mengikuti perkembangan teknologi di era digital saat ini,” ungkapnya.
Kepala PKBM Bakti Pertiwi Maryati, akan terus melakukan pengembangan sistem pembelajaran agar lebih efektif, modern, dan mudah diakses oleh seluruh warga belajar.
Antusiasme warga belajar sangat tinggi karena metode digital dinilai lebih nyaman, modern, dan membantu proses belajar menjadi lebih mudah serta menarik,” tambah Maryati.
Melalui inovasi tersebut, PKBM Bakti Pertiwi berharap mampu menciptakan lingkungan belajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.(Red)






